Tutup Rangkaian HJKB, Pemkot Bandung Gelar Pawai Jampana Berbasis Kearifan Lokal

Avatar photo
banner 120x600

BANDUNG – bangbungnewsnetwork.my.idRangkaian Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB) resmi ditutup dengan kemeriahan Pawai Jampana yang digelar Sabtu (24/10/2026) pagi. Berbeda dari tahun sebelumnya yang identik dengan mobil hias dan City of Light di malam hari, tahun ini Pemkot Bandung memilih konsep pesta rakyat yang sederhana, meriah, dan penuh makna budaya.Pawai dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, menempuh rute 1,3 kilometer dari simpang Jalan Diponegoro – Ir. H. Juanda, menuju Jalan Merdeka dan finish di gerbang keluar Balai Kota Bandung. Sepanjang rute, warga memadati trotoar Jalan Diponegoro hingga Merdeka.Pesta Rakyat yang Bisa DimakanWali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pemilihan Jampana adalah upaya menghadirkan perayaan yang sesuai amanat Presiden untuk kesederhanaan anggaran.“Jampana itu adalah arak-arakan yang dipanggul oleh empat sampai enam orang. Di dalamnya diisi berbagai macam makanan. Nanti sambil lewat, dia berhenti dan orang bisa mengambil makanannya,” jelas Farhan.Jampana sendiri merupakan tandu hias tradisional. Tahun ini setiap peserta mengusung tema sesuai identitasnya. Sebanyak 30 kecamatan dan seluruh OPD terlibat.

Beberapa yang menarik perhatian warga:Dinas Perhubungan menampilkan miniatur kereta apiDisdukcapil membawa replika KTP dan Kartu Keluarga raksasaDiskar PB menampilkan mobil pemadam miniKecamatan Coblong mengangkat kesenian Ulin BarongKecamatan Gedebage membawa miniatur Masjid Al-JabbarKecamatan Babakan Ciparay mengusung ikon Tahu CibuntuTak hanya budaya, panggung hiburan di Balai Kota juga dimeriahkan penampilan Ega Robot, Kuburan Band, hingga Bungsu Bandung yang membuat warga sumringah.Anggaran Hemat, Makna TetapSebelumnya Farhan menyebut anggaran HJKB tahun ini sengaja dipangkas jauh dari rencana awal pawai kendaraan hias. “Sekarang mah kecil, nggak sampai Rp1 miliar kayaknya,” ujarnya.Dengan mengusung tema “Solidarity in Harmony”, Pawai Jampana menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi tidak harus mewah untuk bisa meriah. Kreativitas wilayah dan kebersamaan warga menjadi inti perayaan HJKB ke-216 ini.Karnaval juga menjadi ajang kurasi potensi wilayah. Dari 30 kecamatan, Pemkot menyeleksi penampilan terbaik yang merepresentasikan potensi alam, kuliner, hingga seni budaya lokal.Selain peserta dari Kota Bandung, rombongan dari Kabupaten Bantul juga turut meramaikan pawai, menambah keragaman budaya yang ditampilkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link